Lewati ke konten
Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:25
INFORMASI
Berita Pangandaran

Waspadai Berbagai Gejala Gangguan Penglihatan yang Sering Diabaikan

admin20 Oktober 202622 dilihat
Banner Iklan
728 x 90

Perubahan kecil pada fungsi penglihatan sering kali dianggap remeh oleh sebagian orang. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi indikasi awal adanya masalah kesehatan pada mata. Warga diimbau untuk segera memeriksakan diri dan tidak menunda penanganan medis, khususnya apabila merasakan penurunan penglihatan yang terjadi secara tiba-tiba, timbul kilatan cahaya, atau terlihat banyak bayangan melayang di area pandang.

Dokter Spesialis Mata RSUD Pandega Pangandaran, dr. Mia Rachmawati Novitasari, mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan indra penglihatan melalui pemeriksaan rutin serta pemahaman dini mengenai gejala-gejala gangguan mata.

Pesan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day yang mengusung edukasi bertema Sayangi Matamu atau Love Your Eyes. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengingatkan publik agar senantiasa memperhatikan kondisi mata dan tidak mengabaikan setiap perubahan yang dirasakan pada penglihatan.

Mia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah tanda klinis yang patut diwaspadai agar tidak berlanjut menjadi kondisi yang lebih parah atau mengganggu aktivitas harian.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain penglihatan kabur atau semakin menurun, kesulitan melihat pada malam hari, sering menyipitkan mata, mata terasa kering atau tidak nyaman, serta rasa sakit maupun kemerahan pada mata, kata Mia pada Jumat (16/10/2026).

Selain itu, keluhan seperti sakit kepala saat membaca, kemunculan kilatan cahaya, serta banyaknya bayangan melayang atau floaters yang timbul secara mendadak juga harus diwaspadai.

Penurunan tajam penglihatan yang muncul secara tiba-tiba menuntut tindakan medis segera. Masyarakat diimbau untuk tidak menunggu kondisi semakin parah sebelum mendatangi fasilitas kesehatan, mengingat perubahan drastis tersebut bisa jadi berkaitan dengan gangguan serius yang membutuhkan deteksi cepat.

Langkah pemeriksaan mata idealnya tidak hanya dilakukan saat keluhan sudah dirasakan. Pemeriksaan secara berkala sangat dianjurkan untuk memantau kesehatan mata dan mengenali potensi masalah sejak dini sehingga penanganan medis dapat diberikan secara tepat.

Faktor kesehatan tubuh secara umum juga turut memengaruhi risiko gangguan penglihatan. Penyakit seperti diabetes dan hipertensi tercatat dapat meningkatkan kerentanan terhadap masalah mata. Oleh karena itu, para pengidap kedua penyakit kronis tersebut perlu menjaga kestabilan kondisi tubuh sekaligus waspada terhadap perubahan visual.

Di samping pemeriksaan rutin, upaya menjaga kesehatan mata juga mencakup penggunaan alat bantu lihat yang tepat serta pemakaian pelindung mata ketika beraktivitas maupun bekerja.

Melalui rangkaian edukasi Sayangi Matamu, publik diharapkan kian menyadari urgensi merawat penglihatan. Membiasakan diri memeriksakan mata, peka terhadap gejala awal, serta mengontrol penyakit penyerta merupakan langkah esensial dalam menjaga kualitas kesehatan jangka panjang.

Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Infopriangan.com.

Banner Iklan
728 x 90
Berita SebelumnyaKementerian ATR/BPN dan BRAN Matangkan Pembagian Kewenangan Reforma Agraria
Banner Iklan
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID EN