Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pangandaran menyusun berbagai persiapan untuk menyambut peringatan Hari Santri pada 22 Oktober 2026. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang diselenggarakan secara terpisah, upacara peringatan tahun ini direncanakan bakal digelar bersama Pemerintah Kabupaten Pangandaran di satu lokasi terpusat.
Ketua Tanfidziyah PCNU Pangandaran, KH Raden Hilal Faridz Turmudzi, menjelaskan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan pemerintah daerah guna mematangkan rencana tersebut. Selain itu, pihak PCNU juga menggandeng 11 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) tingkat kecamatan untuk memperluas keterlibatan pesantren dan masyarakat secara luas.
Selain upacara gabungan, rangkaian acara menyambut Hari Santri Pangandaran 2026 ini akan dimeriahkan oleh beragam perlombaan. Beberapa cabang lomba yang disiapkan meliputi pidato Hari Santri, seni hadroh, pembuatan film pendek, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), hingga lomba menyanyikan Mars Hari Santri Nasional.
Tidak hanya kompetisi, panitia juga menjadwalkan sejumlah kegiatan sosial dan keagamaan. Agenda tersebut mencakup ziarah ke makam tokoh agama, karnaval santri, bakti sosial, santunan bagi anak yatim, zikir dan selawat kebangsaan, serta tabligh akbar.
Seluruh rangkaian kegiatan ini mengacu pada pedoman yang dikeluarkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Surat Edaran Nomor 3/PB.01/A.II.10.47/99/10/2026 tertanggal 1 Oktober 2026. PBNU mendorong agar peringatan Hari Santri diisi dengan kegiatan keagamaan, penghormatan kepada para ulama, serta bakti sosial bagi masyarakat. Sementara itu, informasi rinci mengenai titik lokasi upacara bersama dan jadwal kegiatan lanjutan masih menunggu pengumuman resmi dari pihak penyelenggara.
Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Lintas Priangan.
