Lewati ke konten
Senin, 07 September 2026 | 18:26
INFORMASI
Keamanan & Literasi

OPNSense Terhenti dan muncul emergency dan root filesystem dan solusi 100% Berhasil.

F. Hadiat7 September 20263 menit baca6 dilihat
Banner Iklan
728 x 90

Saya cek gambar ini. Sekarang sudah jelas: Anda sudah berada di shell emergency dan root filesystem yang bermasalah memang /dev/gpt/rootfs.

Bagian penting:

/dev/gpt/rootfs on / (ufs, local, soft-updates, journaled soft-updates)

Dan error awal:

ufs_create: Bad link count 1 on parent inode 27083278

Ini konsisten dengan kerusakan UFS directory link count. Jadi bukan masalah EFI.

Namun ada satu hal yang perlu dikoreksi dari langkah sebelumnya: karena sekarang root masih mounted, fsck normal tidak akan bisa memperbaiki semua metadata. Kita perlu masuk ke mode single-user yang benar dengan root belum mounted.

Ikuti langkah ini:


1. Dari prompt sekarang jalankan:

reboot

Tunggu boot ulang.


2. Saat muncul menu boot OPNsense/FreeBSD

Pilih:

2. Boot Single User

atau tekan:

2

3. Saat muncul:

Enter full pathname of shell or RETURN for /bin/sh:

tekan:

ENTER

Jangan jalankan mount dulu.


4. Cek apakah root sudah mounted:

mount

Idealnya tidak boleh ada:

/dev/gpt/rootfs on /

Kalau sudah bersih, langsung:

fsck_ufs -fy /dev/gpt/rootfs

Kali ini jika muncul:

LINK COUNT DIR ...
ADJUST?

jawab:

y

Jika:

SALVAGE?

jawab:

y

Jika:

MARK FILE SYSTEM CLEAN?

jawab:

y

Tunggu sampai selesai.


Jika masih muncul “journaled soft-updates”

Kemungkinan journal UFS-nya yang rusak. Setelah fsck biasa selesai/gagal, jalankan:

fsck_ufs -fy -j /dev/gpt/rootfs

Dari gambar terakhir, saya juga melihat error:

ufs_create: Bad link count 1 on parent inode 27083278

Ini menjelaskan kenapa OPNsense gagal membuat file certificate/trust store:

system_trust_configure()
file_put_contents()
Path cannot be empty

karena direktori tempat file dibuat sudah memiliki metadata rusak.

Jangan reinstall dulu. Data konfigurasi kemungkinan masih ada.

Sekarang langkah berikutnya hanya satu:
➡️ reboot → pilih Single User → jangan mount → jalankan fsck_ufs -fy /dev/gpt/rootfs

Kirim foto hasil fsck dari mode tersebut. Itu yang menentukan apakah masih bisa diperbaiki otomatis atau perlu recovery konfigurasi.

Bagus, ini perkembangan yang benar. Dari gambar terakhir terlihat kondisi sudah berbeda:

/dev/gpt/rootfs on / (ufs, local, read-only)

Artinya sekarang Anda berhasil masuk single user mode dengan root filesystem read-only. Ini kondisi yang kita butuhkan untuk melakukan perbaikan.

Sekarang jangan mount ulang, langsung jalankan:

fsck_ufs -fy /dev/gpt/rootfs

Perhatikan: gunakan fsck_ufs, bukan fsck.

Tunggu proses berjalan. Kali ini seharusnya tidak lagi hanya membaca, tetapi akan memperbaiki:

  • link count directory
  • superblock free block count
  • summary information
  • bitmap allocation

Jika muncul pertanyaan:

ADJUST?

jawab:

y

Jika:

SALVAGE?

jawab:

y

Jika:

MARK FILE SYSTEM CLEAN?

jawab:

y

Setelah selesai, jalankan sekali lagi:

fsck_ufs -fy /dev/gpt/rootfs

Tujuannya memastikan pemeriksaan kedua sudah bersih.

Output yang kita harapkan:

FILE SYSTEM CLEAN

atau tidak ada lagi:

BAD LINK COUNT
FREE BLK COUNT WRONG
SUMMARY INFORMATION BAD
BLK(S) MISSING IN BIT MAPS

Setelah itu baru:

reboot

Jangan jalankan mount lagi dulu. Sekarang posisi Anda sudah tepat untuk recovery. Kirim foto hasil fsck_ufs -fy /dev/gpt/rootfs.

Banner Iklan
728 x 90

F. Hadiat

adalah jurnalis digital dan penulis konten di wartait.com yang berfokus pada teknologi, inovasi, dan gaya hidup digital di Indonesia. Dengan pengalaman menulis lebih dari lima tahun di bidang media daring, ia terbiasa mengubah informasi kompleks menjadi artikel yang mudah dipahami dan menarik dibaca. Ia aktif meneliti perkembangan tren teknologi, kebijakan digital, hingga fenomena sosial di era internet. Selain menulis untuk wartait.com, ia juga terlibat dalam proyek literasi digital dan pengembangan media berbasis SEO dan AI Writing.

Berita SebelumnyaDikeluhkan Sekolah, Situs Asesmen Karakter Kemendikdasmen Mengalami Gangguan ‘502 Bad Gateway’
Banner Iklan
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID EN