20 October 2026 AMP
Berita Pangandaran

RSUD Pandega Pangandaran Imbau Warga Waspadai Bahaya Influenza A

admin • 19 Oktober 2026 • 2 menit baca

Pihak RSUD Pandega Pangandaran memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menyamakan gejala batuk, pilek, serta demam dengan flu biasa. Pasalnya, infeksi Influenza A memiliki potensi memunculkan gejala yang jauh lebih parah serta berpotensi menyebabkan komplikasi medis, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Pesan edukasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi rumah sakit tersebut dan dikutip pada Rabu (7/10/2026). Melalui pesan itu, ditekankan pentingnya memahami cara penularan, mengenali tanda-tanda penyakit, serta mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan. Dijelaskan pula bahwa Influenza A merupakan infeksi virus pada sistem pernapasan yang ditandai dengan demam tinggi, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, batuk kering, serta rasa lemas yang mendadak. Gejala tersebut berbeda dari batuk pilek biasa yang umumnya hanya berupa hidung meler atau tersumbat, bersin, sakit tenggorokan, serta batuk ringan tanpa demam tinggi. Dari sisi durasi, batuk pilek biasa biasanya sembuh dalam 3 hingga 7 hari, sementara influenza dapat berlangsung selama 1 hingga 2 minggu dengan risiko komplikasi seperti pneumonia atau bronkitis jika menyerang kelompok rentan. Penularan virus ini terjadi lewat percikan air liur saat penderita bersin, batuk, atau berbicara, serta melalui tangan yang menyentuh bagian wajah setelah memegang benda terkontaminasi. Guna mencegah penyebaran, warga diimbau untuk rutin mencuci tangan, mendapatkan vaksinasi influenza, memakai masker saat sakit, dan menghindari kontak langsung dengan penderita. Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke tenaga medis apabila mengalami demam tinggi lebih dari 3 hari, sesak napas, atau nyeri dada tanpa perlu menunggu waktu lama.

Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Infopriangan.com.