Perbedaan keyakinan terbukti tidak menjadi penghalang untuk menjalin kebersamaan di tengah masyarakat. Semangat tersebut terlihat nyata dalam acara Jalan Santai Kerukunan Lintas Agama yang diselenggarakan oleh Majelis Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kota Banjar pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026.
Acaranya diikuti oleh sekitar 200 peserta dari berbagai latar belakang keyakinan dan elemen masyarakat. Umat Islam, Kristen, Buddha, Konghucu, serta warga dari berbagai golongan tampak berjalan bersama dengan penuh keakraban hingga mencapai garis akhir di GOR Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar.
Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni dalam Kebersamaan, Rukun dalam Perbedaan” ini tidak sekadar menjadi agenda olahraga. Lebih dari itu, acara ini dirancang sebagai sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai toleransi di tengah keberagaman warga Kota Banjar.
Penyelenggaraan kegiatan tersebut juga sekaligus untuk memperingati Hari Lahir Nabi Khongzi ke-2577 Khongzili Tahun 2026. Sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat turut hadir memeriahkan acara, termasuk Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, Wakil Wali Kota Banjar, jajaran pemerintah daerah, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para tokoh agama, serta elemen masyarakat.
Penasehat MAKIN Kota Banjar, Yayang Heryanto, B.E., menyatakan bahwa peringatan hari besar keagamaan ini memiliki makna mendalam dalam memperkokoh persaudaraan dan kepedulian antarsesama. Menurutnya, kerukunan tidak cukup hanya diwujudkan lewat slogan, melainkan harus melalui aksi nyata yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro. Ia menilai inisiatif MAKIN Kota Banjar sangat positif dalam merawat persatuan. Didi berharap kegiatan yang melibatkan lintas kelompok ini bisa terus berlanjut demi menjaga hubungan sosial yang harmonis.
Suasana semakin meriah dengan adanya berbagai pementasan seni dan budaya. Para peserta dihibur oleh penampilan barongsai dari anak-anak Sekolah Minggu MAKIN Banjar, atraksi dari Pemuda Agama Khonghucu Indonesia (PAKIN) Ciamis, serta aksi memukau dari Grup Barongsai Singa Timur Purwokerto yang tampil di atas meja.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sambutan serta pengundian hadiah doorprize bagi para peserta. Melalui kegiatan ini, MAKIN Kota Banjar berhasil menciptakan ruang perjumpaan yang membuktikan bahwa toleransi dapat tumbuh subur lewat kebersamaan yang sederhana.
Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Infopriangan.com.
