Pelaksanaan Car Free Night atau CFN di Kota Banjar, Jawa Barat, kian menunjukkan perannya sebagai pusat ekonomi kreatif yang menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Memasuki penyelenggaraan ketujuh pada Sabtu, 17 Oktober 2026, agenda malam tersebut sukses menarik minat pelaku usaha dari berbagai daerah luar kota tanpa bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Kegiatan yang telah berjalan selama sekitar satu setengah tahun ini dapat terus eksis berkat semangat gotong royong dan sinergi antara panitia, para pelaku usaha, komunitas, serta unsur pendukung lainnya. Ketua Panitia CFN, Eris Kristina, menyebutkan bahwa pembiayaan kegiatan ini sepenuhnya mandiri tanpa menggunakan dana pemerintah daerah. Menurut Eris, gelaran tersebut kini tidak hanya mendatangkan UMKM lokal asal Kota Banjar, melainkan juga memikat peserta dari Tasikmalaya, Ciamis, hingga Majenang. Kehadiran para pelaku usaha lintas wilayah ini memperluas jangkauan promosi produk dan mempertemukan mereka dengan konsumen baru. Sebanyak 120 hingga 130 pelaku usaha ambil bagian dalam perhelatan ketujuh ini dengan menawarkan ragam komoditas, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, kriya, hingga produk industri kreatif lainnya. Pelaksanaan CFN kali ini juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-81 TNI. Perpaduan antara sektor ekonomi kreatif dan perayaan tersebut melibatkan unsur pemerintah, aparat TNI-Polri, komunitas, seniman, serta masyarakat luas. Wakil Wali Kota Banjar, H. Supriana, menyatakan bahwa pemilihan akhir pekan sebagai waktu penyelenggaraan bertujuan memberikan ruang hiburan bagi warga sekaligus mendongkrak aktivitas ekonomi kerakyatan. Supriana menambahkan, kegiatan ini berfungsi sebagai sarana promosi produk lokal dan panggung bagi generasi muda dalam menyalurkan kreativitas seni serta budaya. Berbagai hiburan turut memeriahkan acara, seperti penampilan musik band, tari modern, seni tradisional, hingga rampak gendang. Nuansa peringatan HUT TNI semakin meriah dengan kehadiran kendaraan taktis Maung, pameran alat utama sistem persenjataan, serta pementasan monolog perjuangan masa Jenderal Sudirman.
Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Infopriangan.com.
