Lewati ke konten
Sabtu, 07 November 2026 | 01:09
INFORMASI
Berita Tasikmalaya

BKSAP DPR RI Dorong Bordir dan Payung Geulis Tasikmalaya Tembus Pasar Global

admin6 November 202617 dilihat
Banner Iklan
728 x 90

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong kerajinan bordir dan payung geulis asal Kota Tasikmalaya agar mampu menembus pasar internasional. Kedua produk unggulan tersebut dinilai memiliki nilai budaya serta ekonomi yang sangat kuat. Walau demikian, langkah menuju kancah global memerlukan kesiapan matang, mulai dari peningkatan mutu, kapasitas produksi, standar perdagangan global, hingga regenerasi pelaku usaha. Dorongan itu mengemuka dalam agenda dialog interaktif dan kunjungan kerja BKSAP Day di Aula Balekota Tasikmalaya, Jumat (6/11/2026). Acara tersebut menjadi sarana komunikasi antara BKSAP DPR RI dan Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk memperluas jaringan pemasaran produk daerah ke tingkat internasional. Bordir dan payung geulis dipilih karena menjadi representasi identitas budaya khas masyarakat Kota Tasikmalaya. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyambut hangat inisiatif kolaborasi ini dan berharap BKSAP dapat menjadi jembatan penghubung bagi potensi daerah dengan jaringan global. Menurut Viman, terdapat setidaknya 5 potensi yang bisa dikembangkan, meliputi penyerapan tenaga kerja, perluasan pemasaran UMKM, hingga kerja sama bidang pendidikan dan pertukaran pelajar. Ia menegaskan agar kegiatan ini berlanjut pada aksi nyata yang langsung dirasakan oleh para pelaku UMKM. Senada dengan hal tersebut, Anggota BKSAP DPR RI, Abu Bakar Alhabsyi, menyatakan bahwa produk lokal seperti bordir dan payung geulis mempunyai peluang besar untuk diperkenalkan melalui forum diplomasi antarnegara. Kendati demikian, ia mengingatkan pentingnya konsistensi kualitas, pemenuhan standar mutu, serta pelibatan generasi penerus dalam bisnis agar keberlangsungan usaha tetap terjaga. Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Husein Fadlulloh, menambahkan bahwa Kota Tasikmalaya memiliki keunggulan kompetitif tidak hanya pada kerajinannya saja, melainkan juga pada kualitas sumber daya manusianya. Husein mencontohkan keberhasilan produk briket Indonesia di Timur Tengah sebagai bukti bahwa produk lokal mampu bersaing di pasar ekspor apabila didukung standar produksi yang memadai. Melalui jejaring diplomasi parlemen, BKSAP berkomitmen membantu menyuarakan potensi Kota Tasikmalaya, meski tindak lanjut tetap berada di tangan pemerintah daerah dan para perajin lokal.

Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Infopriangan.com.

Banner Iklan
728 x 90
Berita SebelumnyaBPN Jabar dan BTN Sinergi Percepat Penyelesaian 61.898 Sertipikat KPR
Banner Iklan
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID EN