Lewati ke konten
Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:57
INFORMASI
Berita Ciamis

STIKes Muhammadiyah Ciamis Rancang Enam Prodi Baru Jelang Alih Status Jadi Universitas

admin15 Oktober 20261 dilihat
STIKes Muhammadiyah Ciamis
Banner Iklan
728 x 90

STIKes Muhammadiyah Ciamis tengah mempersiapkan enam program studi baru sebagai bagian dari rencana alih status menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis. Rencana pengembangan institusi ini disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda 235 lulusan yang berlangsung di Gedung Islamic Center Ciamis pada Rabu, 14 Oktober 2026. Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, Nur Hidayat, menjelaskan bahwa transformasi kelembagaan ini bertujuan untuk memperkaya pilihan bidang studi bagi masyarakat. Seiring dengan persiapan tersebut, pihak kampus telah membuka layanan daftar tunggu atau waiting list bagi calon mahasiswa yang berminat. Enam program studi sarjana yang disiapkan mencakup S-1 Psikologi, S-1 Sains Biomedis, S-1 Hukum, S-1 Manajemen, S-1 Bisnis Digital, dan S-1 Informatika. Kehadiran jurusan-jurusan baru ini akan memperluas cakupan bidang ilmu kampus yang selama ini berfokus pada sektor kesehatan, merambah ke ranah teknologi, ekonomi, hukum, psikologi, dan sains. Melalui portal penerimaan mahasiswa, calon peserta dapat mengisi daftar tunggu untuk mendapatkan pembaruan informasi terkait pembukaan program studi tersebut. Kampus juga menyiapkan insentif berupa potongan biaya semester pertama sebesar 50 persen bagi 50 pendaftar pertama yang memenuhi persyaratan daftar tunggu. Kendati demikian, realisasi pembukaan enam prodi baru dan peralihan bentuk kelembagaan masih menunggu perizinan resmi, dan jadwal perkuliahan perdana belum diumumkan secara rinci. Pengumuman rencana pengembangan ini beriringan dengan kelulusan 235 mahasiswa Tahun Akademik 2025/2026. Berdasarkan data, rincian lulusan terdiri atas 30 orang dari D-3 Keperawatan, 10 orang D-3 Kebidanan, 25 orang D-3 Farmasi, serta 29 orang dari D-3 Teknologi Laboratorium Medis. Selain itu, terdapat 139 lulusan dari S-1 Keperawatan Program A dan B serta dua orang lulusan dari Program Profesi Ners. Di samping perluasan prodi, institusi juga melakukan pembaruan tata kelola melalui digitalisasi administrasi akademik seperti ijazah, transkrip nilai, dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah yang dilengkapi kode verifikasi QR code guna validasi keaslian. Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, yang hadir mewakili Bupati Herdiat Sunarya, berpesan agar para lulusan tenaga kesehatan senantiasa menjunjung tinggi etika profesi, meningkatkan kemampuan, dan mengutamakan keselamatan pasien di lapangan.

Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Lintas Priangan.

Banner Iklan
728 x 90
Berita SebelumnyaTantangan Layanan Kesehatan Jiwa: Kemenkes Sebut Hanya 213 Psikolog Klinis di Puskesmas Berita SelanjutnyaTPA Pasir Bajing Garut Dibuka Kembali, Penanganan Kebakaran Capai 99 Persen
Banner Iklan
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID EN