Lewati ke konten
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 05:35
INFORMASI
Berita Bogor

Gempa Magnitudo 2,5 Guncang Barat Daya Kota Bogor pada Jumat 16 Oktober 2026

admin16 Oktober 202630 dilihat
gempa Bogor
Banner Iklan
728 x 90

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,5 yang terdeteksi melalui sistem informasi otomatis pada Jumat, 16 Oktober 2026. Berdasarkan data awal, pusat gempa bumi tersebut berada di daratan dengan jarak sekitar 25 kilometer di sebelah barat daya Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada kedalaman 10 kilometer. Informasi aktivitas seismik ini dipublikasikan lewat layanan Stasiun Geofisika Lampung Utara milik BMKG. Perlu dicatat bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan dapat mengalami pembaruan setelah para ahli seismologi merampungkan pemeriksaan seluruh rekaman data aktivitas gempa.

Titik pusat gempa di daratan tersebut tidak otomatis membuat seluruh kawasan di wilayah administratif Kota Bogor merasakan getaran dengan kekuatan yang sama. Perbedaan tingkat getaran di permukaan bumi sangat dipengaruhi oleh jarak lokasi dari pusat gempa, kedalaman sumber, serta karakteristik geologi setempat. Walaupun BMKG menyediakan estimasi tingkat intensitas guncangan berdasarkan pemodelan sensor akselerometer, data instrumen tersebut tidak bisa langsung disamakan begitu saja dengan laporan subjektif dari warga yang merasakannya. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang mencatat adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa gempa magnitudo 2,5 tersebut, meski situasi lapangan tetap memerlukan verifikasi dari instansi penanggulangan bencana.

Sebelumnya, aktivitas kegempaan juga tercatat di sekitar wilayah Bogor pada Kamis, 15 Oktober 2026. BMKG mencatat gempa dengan magnitudo 4,1 pada pukul 17.58.23 WIB yang berpusat di darat pada jarak sekitar 26 kilometer barat daya Kota Bogor dengan kedalaman 5 kilometer. Guncangan dari gempa tersebut dirasakan pada skala intensitas IV MMI di kawasan Pamijahan dan Kabandungan, yang berarti getaran dirasakan secara nyata oleh banyak orang di dalam gedung. Selain itu, tercatat pula gempa magnitudo 3,5 pada pukul 17.49.43 WIB di hari yang sama dengan pusat sekitar 25 kilometer utara Kabupaten Sukabumi, serta dirasakan pada skala III MMI di Kalapanunggal, Leuwiliang, dan Cipeuteuy. Pihak berwenang belum memastikan keterkaitan antara rentetan gempa beruntun tersebut, sehingga kejadian pada 16 Oktober belum bisa serta-merta disebut sebagai gempa susulan tanpa analisis mendalam dari BMKG. Warga diimbau untuk senantiasa memantau informasi resmi dari BMKG serta memeriksa struktur bangunan tempat tinggal mereka.

Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Lintas Priangan.

Banner Iklan
728 x 90
Berita SebelumnyaPemkot Bandung Hentikan Sementara Penataan Kabel Udara, Akses Internet di 7 Wilayah Masih Terganggu Berita SelanjutnyaDisnaker Indramayu Adakan Pelatihan Vokasi Gratis Bagi Korban PHK Tahun 2026
Banner Iklan
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID EN