29 October 2026 AMP
Berita Banjar

Nobar Persib di Kota Banjar Jadi Ajang UMKM Raup Rezeki Lewat Lapak Gratis

admin • 29 Oktober 2026 • 2 menit baca

Acara nonton bareng atau nobar pertandingan Persib Bandung di Lapangan Trilogi, Kota Banjar, pada Rabu (28/10/2026) malam, tidak sekadar menjadi wadah rekreasi bagi pendukung klub sepak bola kebanggaan Jawa Barat tersebut. Momentum keramaian ini turut dimanfaatkan untuk menggerakkan roda perekonomian warga, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta pedagang kecil. Kamar Dagang dan Industri Kota Banjar mengambil peran dengan menyediakan fasilitas lapak berjualan secara cuma-cuma bagi para pedagang yang ingin memanfaatkan kerumunan acara itu. Kebijakan ini dihadirkan agar masyarakat dapat meraup penghasilan tanpa harus terbebani oleh biaya sewa tempat.

Ketua Kadin Kota Banjar, H. Erman Hendrawan, menyatakan bahwa setiap kegiatan publik yang menghadirkan banyak massa selayaknya tidak hanya memberikan hiburan semata, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang nyata bagi warga sekitar. Kehadiran ribuan penonton menjadi peluang emas bagi para pedagang untuk mempromosikan produk, menggaet pembeli baru, serta memperluas pangsa pasar mereka. Pihaknya bersyukur dapat mengundang para pedagang untuk berpartisipasi dan berniaga di lokasi kegiatan tanpa dipungut biaya sewa sedikit pun.

Fasilitas tersebut merupakan wujud komitmen Kadin dalam memperluas akses berusaha bagi publik. Melalui penyediaan tempat tanpa biaya, para pelaku usaha dapat leluasa menawarkan aneka produk kepada para suporter yang hadir. Erman menilai, acara massal seperti nobar sepak bola menyimpan potensi besar dalam menstimulasi ekonomi lokal jika dikelola secara inklusif dengan melibatkan para pelaku usaha kecil.

Selain untuk mendongkrak transaksi perdagangan, penyelenggaraan nobar ini juga merupakan hasil kerja sama antara Kadin Kota Banjar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, termasuk Polres Banjar beserta jajarannya. Kolaborasi lintas sektor ini tidak hanya bertujuan menyajikan hiburan yang aman, tetapi juga mempererat jalinan kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat luas.

Erman berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan di masa mendatang dengan senantiasa berorientasi pada kemaslahatan warga. Dengan demikian, tradisi nobar sepak bola tidak hanya berfungsi sebagai sarana menyalurkan kecintaan terhadap tim kesayangan, melainkan konsisten menjadi penggerak aktivitas perdagangan serta penopang pertumbuhan ekonomi di Kota Banjar.

Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Infopriangan.com.