Lewati ke konten
Kamis, 15 Oktober 2026 | 04:32
INFORMASI
Berita Banjar

Bangunan Bekas Ruang Guru SDN 3 Batulawang Kota Banjar Ambruk

admin14 Oktober 20268 dilihat
Banner Iklan
728 x 90

Bangunan bekas ruang guru UPTD SDN 3 Batulawang yang terletak di Kota Banjar mengalami ambruk pada Selasa (13/10/2026) malam. Peristiwa ini memperkuat urgensi pemeriksaan serta penanganan terhadap infrastruktur fasilitas publik yang mengalami kerusakan. Selain bangunan sekolah tersebut, kondisi Pustu Cimangu dan Pustu Pegerbatu di Desa Batulawang turut menjadi perhatian, meskipun hasil pemeriksaan teknis untuk kedua fasilitas kesehatan itu hingga kini belum dapat dipastikan. Kepala Desa Batulawang, Yosep Erwan, menyampaikan bahwa jajarannya sempat meninjau wilayah pada September 2026 untuk mengidentifikasi berbagai titik yang memerlukan perhatian khusus dan melaporkannya kepada pihak kecamatan. Sebelum akhirnya runtuh, bangunan bekas ruang guru tersebut memang telah memperlihatkan tanda-tanda keretakan. Pihak desa senantiasa mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bangunan yang berpotensi rusak. Terkait Pustu Cimangu dan Pustu Pegerbatu, Yosep menyatakan bahwa belum ada keterangan resmi yang terverifikasi mengenai tingkat kerusakan maupun status kelayakannya sehingga butuh kajian dari instansi berwenang. Kepala UPTD SDN 3 Batulawang, Tri Isnadari, menerangkan bahwa bangunan yang roboh tersebut sudah dikosongkan sejak sekitar 3 tahun lalu karena mengalami kerusakan, di mana bagian belakangnya sempat terlihat miring sehingga dialihfungsikan menjadi gudang. Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar, Dedi Suardi, turut membenarkan bahwa lokasi tersebut sudah lama tidak dipakai sebagai ruang guru dan memastikan insiden ini tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar karena ruang kelas masih bisa difungsikan secara normal. Pihak dinas juga belum menyiapkan rencana relokasi sekolah dan menyebutkan bahwa SDN 3 Batulawang telah diajukan untuk mendapatkan program revitalisasi yang kini tinggal menunggu penandatanganan perjanjian kerja sama. Dinas Pendidikan berencana melakukan pendataan ulang terhadap kondisi sekolah lain serta berkoordinasi dengan kajian Dinas Pekerjaan Umum guna mengantisipasi kerusakan berat.

Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Infopriangan.com.

Banner Iklan
728 x 90
Berita SebelumnyaTP PKK Desa Neglasari Borong Dua Gelar Juara 1 pada HKG Kota Banjar Berita SelanjutnyaSidak Proyek Underpass Cimahi Senilai Rp126 Miliar, Gubernur Jabar Temukan Selisih Upah Pekerja
Banner Iklan
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID EN