Lewati ke konten
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 05:35
INFORMASI
Berita Bandung

Pemkot Bandung Hentikan Sementara Penataan Kabel Udara, Akses Internet di 7 Wilayah Masih Terganggu

admin16 Oktober 202620 dilihat
penataan kabel udara Bandung
Banner Iklan
728 x 90

Pemerintah Kota Bandung memutuskan untuk menyetop sementara proyek penataan kabel udara selama 14 hari terhitung sejak 12 hingga 26 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil guna memberi ruang bagi para operator telekomunikasi dalam memulihkan koneksi internet milik para pelanggan yang sempat terdampak. Berdasarkan catatan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung per 13 Oktober, jaringan internet di tujuh kawasan terpantau masih mengalami kendala.

Hingga Jumat, 16 Oktober 2026, masa penundaan penertiban kabel tersebut masih berlaku. Pemerintah setempat menjadwalkan proyek penataan bakal dilanjutkan kembali pada 27 Oktober 2026, usai para penyedia layanan merampungkan perbaikan serta menata ulang infrastruktur mereka.

Sejumlah daerah yang tercatat masih menghadapi masalah jaringan internet meliputi Antapani Lama, Babakan Surabaya, Antapani Kidul, Arcamanik, Sukamiskin, Kebonwaru, serta Cisaranten. Di sisi lain, proses pemulihan di kawasan Astanaanyar dan Jalan Sudirman dikabarkan telah rampung, sehingga fokus penanganan kini dialihkan ke wilayah yang belum normal.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, mengutarakan bahwa penghentian sementara ini sengaja diberlakukan demi mengutamakan pemulihan layanan koneksi bagi masyarakat. Dalam keterangannya pada Senin, 12 Oktober 2026, ia mendesak para operator telekomunikasi agar memaksimalkan waktu tersebut untuk mempercepat perbaikan gangguan.

Meski demikian, sampai 16 Oktober 2026, belum ada rilis data mutakhir yang menunjukkan jumlah pasti pelanggan terdampak maupun total sambungan yang telah berfungsi normal. Pihak Diskominfo terus melakukan koordinasi bersama para operator guna memantau progres perbaikan di lapangan.

Inisiatif penataan kabel udara di Kota Bandung sendiri telah dimulai sejak 2 Juni 2026 dengan target pengerjaan mencakup 85 ruas jalan utama. Merujuk pada data per 13 Oktober, sebanyak 65 ruas jalan atau sekitar 76,5 persen dari target telah tersentuh penanganan, menyisakan 20 ruas jalan yang belum rampung. Program ini merupakan langkah pemerintah daerah dalam menata estetika utilitas kota serta mengarahkan transisi jaringan kabel ke sistem bawah tanah secara bertahap.

Sebelumnya pada Februari 2026, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menerangkan bahwa proyek penataan jaringan ini melibatkan kerja sama dengan berbagai korporasi penyedia utilitas, termasuk penentuan jadwal koneksi yang disepakati bersama.

Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Lintas Priangan.

Banner Iklan
728 x 90
Berita SebelumnyaPembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Tasikmalaya Ditargetkan Mulai Awal 2027 Berita SelanjutnyaGempa Magnitudo 2,5 Guncang Barat Daya Kota Bogor pada Jumat 16 Oktober 2026
Banner Iklan
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ID EN