Pentas musik yang menampilkan grup band Armada dan Skimaskar sukses menyedot perhatian masyarakat dalam acara Sehari Bersama Coklat Kita di Taman Kota Lapang Bakti, Kota Banjar, pada Sabtu malam (24/10/2026). Perhelatan yang baru pertama kali diadakan di wilayah ini tidak hanya menyuguhkan hiburan panggung, melainkan juga menggandeng 75 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Pelaksanaan acara tersebut memberi ruang bagi para pelaku usaha setempat untuk memasarkan produk mereka agar kian dikenal luas oleh masyarakat. Dari total 75 UMKM yang berpartisipasi, sebanyak lima pelaku usaha menempati area di dalam lokasi kegiatan, sementara 70 lainnya membuka lapak di zona parkir depan Taman Kota Lapang Bakti. Seluruh peserta pameran ini merupakan pelaku usaha asal Kota Banjar.
Branch Promotion Djarum Coklat wilayah Banjar, Andrianus Untung Sunaryo, menyampaikan bahwa perhelatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang senantiasa mendukung Coklat Kita. Ia menjelaskan, pemilihan Kota Banjar didasarkan pada potensi pasar yang sangat positif serta dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Kota Banjar.
Banjar dinilai sudah memberikan dukungan pasar yang sangat baik. Kemudahan dan kelancaran acara juga tidak lepas dari dukungan pemerintah kota, sehingga Lapang Bakti dipilih sebagai lokasi kegiatan. Rangkaian acara ini merupakan bagian dari agenda Coklat Kita yang singgah di tiga wilayah Jawa Barat, dengan Kota Banjar sebagai titik pemberhentian kedua setelah Kabupaten Subang. Rencananya, agenda serupa akan dilanjutkan ke Kabupaten Bandung pada awal November mendatang.
Selain menyajikan hiburan musik dari Armada dan Skimaskar, panitia turut mengadakan aksi sosial seperti penyerahan bantuan untuk masjid dan penyediaan fasilitas tong sampah bagi Karang Taruna setempat agar ditempatkan di sekitar kawasan Lapang Bakti. Aksi ini melibatkan perwakilan Karang Taruna dari berbagai daerah, seperti Kota Banjar, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Majalengka, Sumedang, hingga Garut, guna mempererat jejaring antarkomunitas kepemudaan.
Pengunjung yang hadir juga berkesempatan mendatangi anjungan House of Kretek guna memperoleh informasi seputar sejarah, proses pengolahan, hingga produk kretek. Guna memberikan pengalaman langsung, panitia bahkan menghadirkan empat tenaga pelinting rokok tradisional dari Kudus.
Andrianus mengharapkan acara ini dapat menjadi landasan bagi kerja sama jangka panjang antara pihak penyelenggara dan Pemerintah Kota Banjar. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai krusial agar kegiatan yang diselenggarakan dapat terus memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Kehadiran panggung hiburan, bakti sosial, serta keterlibatan 75 UMKM di Taman Kota Lapang Bakti ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian lokal sekaligus memperkaya ruang interaksi publik di Kota Banjar.
Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Infopriangan.com.
