Asep Aka yang akrab disapa Mang Sakir maju sebagai calon Kepala Desa Sagalaherang dengan mengusung visi mewujudkan desa yang amanah, sejahtera, serta berakhlak mulia. Dalam pencalonannya, ia menawarkan serangkaian agenda prioritas yang mencakup tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, pemerataan pembangunan, hingga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Mang Sakir menyampaikan permohonan doa restu serta dukungan dari seluruh warga Desa Sagalaherang agar niatnya untuk mengabdi dan membangun wilayah tersebut dapat terwujud. Ia menekankan bahwa kepentingan masyarakat harus selalu ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan desa. Selain itu, ia mengajak warganya untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial demi kemajuan bersama. Terdapat lima agenda utama dalam materi pencalonannya, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, mendorong pembangunan yang merata serta berkelanjutan, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, meningkatkan partisipasi warga dalam kegiatan gotong royong, serta memperkuat kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Tata kelola yang baik ini menuntut adanya keterbukaan dalam pengelolaan anggaran serta pelaksanaan program agar dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. Pembangunan yang merata juga memerlukan pemetaan wilayah yang tepat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Dalam kampanyenya, Mang Sakir menggunakan slogan berbahasa Sunda yaitu Siap Ngurus Lembur Jeung Nata Desa serta Pasti Wawuh! Pilih Dina Waktosna! yang mencerminkan kedekatan personal dengan masyarakat setempat. Dinamika pemilihan kepala desa ini diharapkan mampu menghadirkan pemimpin yang transparan, berkomitmen tinggi, serta siap mewujudkan program kerja yang terukur demi kemajuan Desa Sagalaherang.
Diolah News Brige untuk WartaIT. Sumber: Infopriangan.com.
